Informasi

Praktek penggunaan perlindungan katodik

Praktek penggunaan perlindungan katodik February 17, 2015

Praktek penggunaan cathodic protection pertama kali dilakukan oleh sir Humphrey davy pada tahun 1820. Saran davy adalah yang dicari oleh Royal Navy dalam menyelidiki korosi of copper sheeting used for cladding the hulls of naval vessels. Davy menemukan bahwa tembaga dalam air laut dapat dipertahankan dengan ditambahkan sejumlah kecil dari besi atau seng. Sehingga tembaga tersebut menjadi sesuatu yang davy katakana yaitu "perlindungan katodik"

Sistem Perlindungan katodik mengalami perkembangan yang paling cepat adalah cathodic protection system yang dibuat oleh amerika serikat. perkembangan yang sangat cepat ini dikarenakan kebutuhan dari industry minyak dan gas bumi yang sedang berkembang dan ingin mendapatkan keuntungan dari menggunakan pipa baja berdinding tipis untuk transmisi bawah tanah. Berkat perkembangan yang sangat cepat itu, metode ini mapan di amerika serikat pada tahun 1945.

Di united kingdom, yang banyak digunakan adalah low-pressure thicker-walled cast-iron pipes. Cathodic protection system masih sangat sedikit diterapkan sampai awal tahun 1950-an. Peningkatan dari penggunaan cathodic protection system berlangsung ketika metode yang digunakan dari tahun 1952 telah berhasil untuk melindungi sekitar 1000 mil dari wartime full-line network yang telah diletakan antara tahun 1940 dan 1944. Dan sampai saat ini, metode ini telah siap.

Pada prinsip nya, cathodic protection system dapat diterapkan pada struktur logam yang berhubungan dengan elektrolit massal. Dalam praktek penggunaan utamanya adalah untuk melindungi struktur baja yang dikubur didalam tanah atau direndam dalam air. Hal ini tidak dapat digunakan untuk mencegah korosi atmosfer.

Pada umumnya, struktur yang sering dilindungi adalah permukaan eksterior pipa, lambung kapal, dermaga, foundation pilling, steel sheet-piling, and offshore platforms. Cathodic protection juga digunakan pada permukaan interior tangki penyimpan air dan system air bersirkulasi. Namun, karena perlindungan anoda eksternal akan jarang menyebar untuk jarak yang lebih dari dua atau tiga pipa diameter. Metode ini tidak cocok untuk perlindungan small-bore pipework. Cathodic protection juga telah diterapkan untuk baja yang tertanam dalam beton, pada campuran berbasis tembaga dalam sistem air, dan, khususnya, pada kabel berselubung timbal dan pada aluminium alloys, di mana potensi katodik harus dikontrol dengan sangat hati-hati.